close
Showing posts with label Plesteran. Show all posts
Showing posts with label Plesteran. Show all posts

Tatacara Pekerjaan Plesteran dan Acian

Tatacara Pekerjaan Plesteran dan Acian. Mencakup seluruh permukaan pasangan bata yang telah terpasang dan tersusun rapi di ke 2 (dua) sisi permukaannya ditutup dengan plesteran dengan  ketebalan  antara  1,5  cm  sampai dengan bidang-bidang beton.



Bahan:
  • Adukan yang dibuat dengan komposisi 1,5 pc : 2 pasir untuk permukaan beton, dinding transraam 1:2 dan yang lainnya 1:5.
  • Semen yang digunakan dari 1 merk buatan lokal yang terbaik.
 Langkah Kerja:
  • Persiapkan permukaan    yang akan diplester dengan dibersihkan     dan dibasahi  dengan  air  siarnya  dikorek sedalam 1 cm.
  • Pekerjaan-pekerjaan yang tertutup dengan plesteran seperti instalasi kelistrikan    di laksanakan terlebih dahulu instalasi    dengan mempersiapkan pipa-pipa kabel yang disetujui dan terpasang sesuai dengan gambar kerja  atau  setelah  disetujui oleh pengawas lapangan.
  • Plesteran diselesaikan dengan Papan plesteran dan jidar (kayu perata) atau menggunakan sekop baja.
  • Setiap sambungan antara plesteran  dibuat mulus.
  • Proses pengeringan dilaksanakan selama 7 hari tetap dibasahi atau disiram dengan air pada permukaannya.
  • Untuk permukaan  beton  yang  akan  diplester  terlebih  dahulu  dibuat kasar dan disiram air sebelum dilaksanakan pekerjaan plesteran seperti pada pelaksanaan pekerjaan plesteran pada permukaan dinding bata.
  • Semua permukaan  plesteran  setelah melalui  tahapan  pengeringan permukaan plesteran  kemudian dilaksanakan pekerjaan acian semen PC  dan  digosok  sampai  rata  dan  halus  serta  tidak  berombak  atau bergelombang

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Plesteran dan Acian

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Plesteran dan Acian adalah sebagai berikut :

Persiapan
  • Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan plesteran dan acian.
  • Approval material yang akan digunakan.
  • Persiapan lahan kerja.
  • Persiapan material kerja, antara lain : semen PC, pasir pasang dan air.
  • Persiapan alat bantu kerja, antara lain : waterpass, meteran, unting-unting, jidar, raskam, benang, kertas gosok, dll.
Plesteran dan Acian

Pelaksanaan pekerjaan plesteran dan acian
  • Plesteran biasa menggunakan adukan 1 PC : 5Psr dan plesteran transram menggunakan aduka 1PC : 3Psr.
  • Pekerjaan plesteran dinding harus tepat pada sudut sikunya serta tegak lurus terhadap lantai yang ada di sekitarnya, permukaan rata tidak bergelombang.
  • Tentuikan dahulu titik/jalur pemasangan pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
  • Sebelum diplester, lakukan penyiraman/curring terlebih dahulu pada  permukaan dinding bata untuk menghindarkan keretakan.
  • Buat adukan untuk plesteran dinding bata.
  • Buat kepalaan plesteran dengan jarak sekitar 1 m dan lebar 5 cm, dengan alat bantu unting-unting untuk loting, waterpass dan jidar alumunium.
  • Lekatkan adukan plesteran pada permukaan dinding sekityarnya, kemudian ratakan dengan raskam dan jidar.
  • Perataan plesteran dengan acuan kepalaan yang telah dibuat.
  • Acian dapat dilaksanakan setelah permukaan plesteran sudah kering (cukup umur).
  • Permukaan plesteran sebelum di aci telebih dahulu disiram air.  Untuk memperoleh hasil acian yang halus, setelah plesteran diberi lapisan acian semen, permukaan acian sebelum mengering digosok dengan menggunakan kertas gosok.

Langkah-langkah Pelaksanaan Pekerjaan Plesteran

Langkah Pekerjaan Plesteran adalah sebagai berikut:                                                                           
  • Memasang benang pada ke empat sisi bidang dinding sesuai ketebalan yang di kehendaki
  • Membuat caplaan dari adukan ukuran 10 x 10 cm2 dengan potongan triplek 2 x 5 cm diatasnya sesuai ketebalan plesteran.
  • Membuat lajur kepalaan plesteran horizontal per bidang (sisi atas dan bawah) dengan memperhatikan lot lokasi paling atas dan bawah dengan menyesuaikan plesteran antar kepalaan    .
  • Buat kepalaan vertikal @ 1,5 m dari atas ke bawah dan biarkan +/- 24 jam (note : siku 20.20.2 dapat dipakai sebagai kepalaan).
  • Penyiraman dinding bata sebelum dilaksankan plesteran antara kepalaan.
  • Kamprot dan ratakan dengan jidar allumunium dan biarkan mengering 3-4 hari.
Gambar Langkah-langkah Pelaksanaan Pekerjaan Plesteran

  • Perataan permukaan plesteran dengan kasut dan jidar hingga halus dan rata
  • Basahi permukaan plesteran dan aci permukaan plesteran hingga rata dan menutup seluruh pori-pori plesteran
  • Finishing dengan kasut besi dan kertas ex. Semen.
  • Kondisi acian setelah kering digosokan dengan spon /busa agar halus dan rata
  • Biarkan +/- 14 hari sebelum dicat agar pengaruh garam alkali hilang / berkurang. (note : pengaruh garam alkali dapat mengakibatkan perubahan warna)               
  • Jika ada tali air, maka marking jalurnya dan potong dengan menggunakan mesin potong keramik /cutter
  • Chipping dengan pahat dan palu jalur tali air yang telah dipotong dengan mesin potong keramik   
  • Laburkan acian dan ratakan / calbon dengan memakai kuas.                   
  • Isi acian dan ratakan / padatkan dengan menggunakan raskam tali air / mal yang ukurannya sesuai dengan ukuran tali air